Buaya
Aku hanya setitik tinta hitam dalam air yang keruh.
Hidup ku pun gelisah yang tak terarah.
Rumput yang bergoyang pun tak sedikit memicuku.
Dan deraian air tak mampu menghangatkan ku.
Hidup ku bagaiakan seekor buaya.
Aku hanyalah secerca tangis yang menderuh.
Air dan api bagiku hanyalah hampa.
Mimpi pun tak lagi menepi.
Dan air pun berhenti menemaniku.
Hidupku bagaikan seekor Buaya.
Aku hanyalah sesosok bayangan.
Menerkam mimpi dalam cahaya.
Menderai tangis dan tawa.
Akulah Pemburu itu.
by Mihdar Amar
Komentar
Posting Komentar